Azerbaijan Klaim Rebut Posisi Pasukan Khusus Armenia

Kota Ganja, salah satu wilayah terdampak perang, Oktober 2020.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan membagikan video berisi klaim bahwa tentara Azerbaijan merebut posisi pasukan khusus Armenia. Namun Video itu tidak menunjukkan lokasi atau tanggal kejadian.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan juga mengklaim telah menyita peralatan militer Armenia. Alat perang itu diduga ditinggalkan di wilayah Fizuli, salah satu dari tujuh wilayah di Azerbaijan di luar Republik Nagorno-Karabakh. Kote ini direbut oleh pasukan Armenia pada perang di awal 1990an.

Alih-alih ada upaya kedua untuk melakukan gencatan senjata, Azerbaijan dan Armenia pada Minggu 18 Oktober, saling tuduh telah melanggar gencatan senjata dalam konflik di wilayah separatis Nagorno-Karabakh.

Gencatan senjata terbaru diumumkan pada Sabtu 17 Oktober dan berlaku tengah malam, adalah upaya kedua untuk memberlakukan gencatan senjata sejak pertempuran hebat pada 27 September lalu. Pertempuran itu menewaskan ratusan orang dan menandai eskalasi terbesar dari konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun di wilayah itu, dalam lebih dari seperempat abad.

Nagorno-Karabakh terletak dalam wilayah Azerbaijan, tetapi sejak 1984 ketika berakhirnya perang separatis pasca pemisahan wilayah dari Uni Sovyet pada tahun 1981, telah dikuasai pasukan etnis Armenia dengan didukung pemerintah Armenia. (VOA/em/jm)