Bamsoet Dukung Tim MRTI Berlaga di Ajang Balap Dunia Moto2

Ilustrasi Ajang Balap Moto2.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi dan mendukung terbentuknya Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI). MRTI akan menjadi tim resmi pertama Indonesia yang akan berlaga dalam ajang balapan motor bergengsi dunia Moto2.

“Partisipasi pembalap Indonesia di ajang Moto2 akan menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi, mereka akan tampil di seluruh seri pada musim 2021. Karenanya, kita perlu mendukung MRTI agar mampu berjuang maksimal dalam ajang balapan motor bergengsi dunia tersebut,” ujar Bamsoet saat menerima tim MRTI di Jakarta, Rabu 11 November.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Mandalika Racing Team Indonesia Muhammad Rapsel Ali, Direktur Teknik MRTI Kemalsyah Nasution dan pembalap MRTI Dimas Eky Pratama.

Ketua DPR RI ke-20 dan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini berpesan agar pembalap yang diturunkan MRTI benar-benar siap bersaing demi mengharumkan nama bangsa di ajang internasional Moto2. Karenanya, diperlukan kesiapan mental dan fisik, selain keseriusan dalam berlatih.

“Tidak semua negara bisa memiliki pembalap yang bersaing di ajang bergengsi seperti ini. Partisipasi semua pihak dibutuhkan karena ini menyangkut nama besar bangsa Indonesia,” kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara ini juga berharap penyelesaian pengerjaan Sirkuit Mandalika (Mandalika International Street Circuit), bisa segera selesai pada awal 2021. Sehingga hasrat rakyat Indonesia untuk menjadi tuan rumah pagelaran MotoGP 2021 bisa terwujud.

“Kepercayaan dari Dorna Sport sebagai organisasi penyelenggara MotoGP yang memproyeksikan Indonesia bisa menjadi tuan rumah MotoGP 2021 tak boleh disia-siakan. Harus dibalas dengan pembuktian selesainya pengerjaan sirkuit serta sarana dan prasarana pendukungnya,” ujar Bamsoet.

Dalam kalender MotoGP 2021, Indonesia bersama Portugal dan Rusia telah resmi diproyeksikan dapat menggelar salah satu seri balapan MotoGP 2021. Sementara 20 negara seperti Qatar, Argentina, Spanyol, Jepang, Thailand, dan Malaysia sudah dipastikan akan turut menjadi tuan rumah penyelenggaraan MotoGP.

Sementara itu, Ketua MRTI Muhammad Rapsel Ali berterima kasih atas apresiasi dari Ketua MPR RI. Ia menegaskan, Indonesia memiliki banyak talenta balap dan kesempatan berlomba di ajang balap dunia Moto2.

“Semoga dukungan dari semua kalangan akan membantu MRTI mengorbitkan pembalap-pembalap muda Indonesia. Saya sangat percaya dengan potensi yang kita miliki,” kata Rapsel. (MPR)