Drone 5GAT Siap Menjalani Penerbangan Pertama

5GAT (the Fifth Generation Aerial Target/Target Udara Generasi Kelima) akan melakukan penerbangan pertamanya akhir bulan ini di Dugway Proving Ground, Utah, setelah menyelesaikan pengujian di darat. Uji darat pada bulan September diklaim Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Dephan AS) hampir tanpa cacat.

Rencana penerbangan sempat tertunda beberapa bulan akibat pembatasan perjalanan terkait COVID-19 (Corona virus Disease 2019). Demikian pernyataan dalam laman resmi Dephan AS 14 Oktober.

Setelah penundaan itu, 5GAT menyelesaikan serangkaian acara uji darat di Michael Army Airfield pada 18 September. Dilakukan oleh tim terintegrasi personel dan kontraktor Departemen Pertahanan, pengujian tersebut memverifikasi kontrol pesawat lengkap, keamanan prosedur, dan pencapaian kinerja utama untuk lepas landas dan mendarat. Prototipe tunggal melaksanakan 24 taxi test event (15 kecepatan rendah dan sembilan kecepatan tinggi) hanya dalam enam hari, tanpa gangguan atau masalah besar.

Pesawat nirawak berbiaya rendah ini dirancang untuk memungkinkan pengujian dan evaluasi senjata dan platform udara-ke-udara dan permukaan-ke-udara, pelatihan pilot dan angkatan darat, dan pengembangan taktik, teknik, dan prosedur untuk menghadapi ancaman generasi kelima.

“Untuk menentukan apakah suatu sistem benar-benar dapat dipercaya dalam pertempuran, kita harus mengujinya dalam kondisi yang realistis. Itu termasuk menempatkannya terhadap ancaman yang realistis”, kata Robert Behler, direktur, uji operasional dan evaluasi. “Saat ini, kami kekurangan platform pengujian yang benar-benar mewakili kemampuan udara generasi kelima. Mengisi celah itu secepat mungkin sangatlah penting baik untuk pengujian maupun pelatihan”.

Sierra Technical Services, kontraktor utama, telah mengambil pendekatan inovatif untuk membangun 5GAT, membangun badan pesawat dari komposit menggunakan perkakas lunak untuk mengurangi biaya.

Subkontraktor, Fast Optimal Engineering, merancang solusi subsistem utama, termasuk penggerak kontrol penerbangan, tenaga listrik, hidraulik, roda pendaratan, dan kemudi.

Subkontraktor, 5D Systems, bertanggung jawab untuk mengembangkan rangkaian perangkat lunak pesawat tanpa awak 5GAT. 5GAT menggunakan mesin dan elemen dari pesawat militer DOD non aktif, serta sistem kontrol pesawat berbasis darat Angkatan Darat AS. (US DoD)