Efektifitas Pelabuhan Kalbut Terkendala Pendangkalan Dermaga

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nurhayati menyoroti efektivitas Pelabuhan Kalbut, di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur dalam aktivitas kesehariannya. Adapun dalam hal ini terdapat kendala yakni terjadi pendangkalan dermaga sandar bagi kapal-kapal. Karenanya ia meminta pada jajaran terkait untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut, mengingat Situbondo memiliki potensi yang luar biasa jika memiliki pelabuhan yang mumpuni sebagai lalu lintas angkutan.

“Pelabuhan Kalbut di Situbondo ini harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai, karena pelabuhan ini sepertinya tidak layak karena kedalaman lautnya tidak memungkinkan, hanya setengah hingga 1 meter. Sementara untuk sandaran kapal itu memerlukan kedalaman 5 meter. Ini memerlukan pembangunan dermaga baru atau mungkin bisa dialihkan sehingga dermaga itu bisa berjalan kembali dengan normal,” ujar Wakil Ketua Komisi V Nurhayati saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V Komisi V DPR RI ke Pelabuhan Kalbut, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Situbondo, Jawa Timur, Kamis 15 Oktober.

Dangkalnya dermaga Perlabuhan Kalbut ini diungkapkan oleh Bupati Situbondo Dadang Wigiarto yang mengungkapkan Pelabuhan Kalbut merupakan jalur transportasi antar pulau yang kondisinya mengalami pendangkalan, sehingga aktivitas pelabuhan ini dari tahun ke tahun menjadi kurang menarik. Padahal secara mayoritas kepulauan di Madura itu, kebutuhan ekonominya baik itu bahan pokok dan bangunan di dapat dari Kabupaten Situbondo dan angkut melalui Pelabuhan Kalbut.

“Saat ini kondisi Pelabuhan Kalbut mengalami pendangkalan. Setiap satu minggu sekali di Pelabuhan Kalbut kedatangan distribusi kambing dan sapi dari kepulauan Madura. Ketika kapal yang memuat ternak itu akan membongkar tidak bisa bersandar. Sehingga terpaksa, aktivitas bongkar ternak sapi dan kambing tersebut dilempar ke laut,” kata Bupati Dadang.

Oleh karena itu, Bupati Situbondo meminta kepada Komisi V DPR RI untuk memperjuangkan pembangunan dermaga di Pelabuhan Kalbut agar tidak dangkal lagi. “Apabila kondisi Pelabuhan Kalbut tidak dangkal, maka bisa memancing daya tarik trayek angkutan ternak dari NTT, NTB yang akan menuju Tanjung Perak dan Tanjung Priok itu, bisa singgah di Pelabuhan Kalbut. Maka itu, kami atas nama pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap ke anggota Komis V DPR RI bisa memperjuangkan anggaran untuk perbaikan fasilitas pembangunan dermaga Pelabuhan Kalbut,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Nurhayati telah mencatat dan memastikan apa yang menjadi kebutuhan untuk Situbondo ini akan ditindaklanjuti dengan mitra kerja terkait. Ia pun juga telah melihat secara langsung pendangkalan yang terjadi. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun meminta jajaran Kementerian Perhubungan untuk segera turun tangan dan memberikan jawaban secara langsung saat peninjauan Pelabuhan Kalbut tersebut.

“Sudah ada jawaban dari Direktur Kepelabuhan dan akan dirembuk, sebab desain akan dibuat, sehingga pelabuhan ini ke depannya dibangun kembali dapat berfungsi lebih baik,” ujar Nurhayati. Terhadap pembangunan Pelabuhan Kalbut ke depan, Komisi V DPR RI akan terus melakukan pengawasan dan pengawalan agar sesuai dengan rencana dan kebutuhan yang disesuaikan dengan RAPBN 2021-2022. (DPR/hs/sf)