Jusuf Kalla Serukan Pilkada Serentak 2020 Ditunda

maiwanews – Muhammad Jusuf Kalla Sabtu 19 September menyerukan agar pemilihan kepala daerah serentak 2020 ditunda. Hal itu disampaikan di sela kegiatan donor darah di Polda Metro Jaya.

JK (panggilan akrab Jusuf Kalla) meminta pemerintah menunda Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) 9 Desember nanti mengingat makin bertambahnya jumlah orang terinvessi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Menurutnya pelaksanaan kampanye dengan pembatasan maksimal 50 orang sulit dilaksanakan.

Seruan serupa juga disampaikan pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Landasan yuridis cukup kuat untuk menunda Pilkada. Jika tetap dilaksanakan, maka penyelenggaraan pesta demokrasi itu dinilai berpotensi melanggar hak asasi manusia, yaitu hak untuk hidup, hak atas kesehatan, dan hak atas rasa aman.

Berdasarkan rilis Komisi Pemilihan Umum (KPU), ada 60 orang bakal pasangan calon positif terinfeksi COVID-19. Selain itu, Ketua KPU Arief Budiman juga terinfeksi virus korona, dan saat ini menjalani karantina mandıri di rumahnya. Sebelumnya dua komisioner KPU lainnya, yaitu Evi Novida Ginting Manik dan Pramono Ubaid Tanthowi, juga tertular COVID-19. (VOA/fw/em)