KJRI Kuching Bantu Kepulangan WNI dari Malaysia

Korea Utara telah menuduh badan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang bertanggung jawab meregulasi energi atom sebagai boneka negara-negara Indonesia melalui perwakilan-perwakilannya konsisten dalam memberikan pelindungan bagi para WNI di luar negeri. KJRI Kuching kembali membantu kepulangan para WNI yang terdiri dari 11 WNI kondisi khusus dan 130 WNI yang mengalamai permasalahan di Malaysia 11 November.

Di antara para WNI dalam kondisi khusus terdapat 1 orang yang sakit karena tersengat listrik dan seorang ibu dan bayinya yang baru berumur lima hari yang sempat berada di shelter KJRI Kuching. Para WNI tersebut kembali ke Indonesia melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat.

KJRI Kuching juga mendampingi deporatasi 130 WNI dari Depo Imigrasi Semuja, Sarawak melalui PLBN Entikong. Di Indonesia, para WNI dijemput oleh Satgas Pemulangan WNI, BP2MI dan imigrasi Entikong.

Pemulangan WNI kali ini berjalan lancar karena koordinasi yang baik dengan para pihak yang terkait. Tidak lupa para WNI juga menjalani protokol kesehatan yang berlaku untuk mencegah penyebaran COVID-19. (Kemlu/KJRI Kuching)