Konflik Nagorno-Karabakh, Turki Dukung Azerbaijan

maiwanews – Turki mengatakan akan mendukung Azerbaijan dengan segala cara, penegasan itu disampaikan menyusul pertempuran memasuki hari kedua Senin 28 September antara pasukan Azeri dan Armenia. Pertempuran keduanya akibat sengketa daerah kantong Nagorno-Karabakh.

Hari Senin pasukan Azeri dan Armenia bertukar tembakan artileri berat, masing-masing menuduh satu sama lain memulai permusuhan pada hari Minggu 27 September.

Para pengamat menyebut kontak senjata terakhir atas Nargono Karabakh, daerah kantong Azerbaijan tetapi didominasi oleh etnis Armenia, merupakan pertempuran terburuk sejak 1990-an.

Laporan saksi menyebutkan jumlah korban tewas, termasuk warga sipil, lebih dari 20 orang dan sedikitnya 100 orang terluka.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyuarakan dukungan untuk Azerbaijan, menyebut Armenia sebagai ancaman terbesar bagi perdamaian di kawasan itu. Pemimpin Turki itu meminta seluruh dunia untuk berpihak pada Azerbaijan dalam pertempuran mereka melawan invasi dan kekejaman.

Kementerian luar negeri Armenia hari Senin mengatakan para ahli militer Turki ikut berperang berdampingan dengan Azerbaijan. Pejabat pemerintah Turki menolak mengomentari tuduhan tersebut.

“Pasukan Turki tidak akan berada di garis depan, pasukan Azeri tidak membutuhkan mereka”, kata analis Turki Ilhan Uzgel. Tetapi Uzgel mengatakan Ankara tetap menjadi sekutu militer utama Baku (Ibu Kota Azerbaijan). (VOA)