Moderna Klaim Vaksinnya Efektif Terhadap Varian Baru COVID-19

Perusahaan farmasi AS Moderna pada Senin (25/1) mengatakan vaksinnya sepertinya memproduksi antibodi penetralisir virus terhadap varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Dalam pernyataan, perusahaan itu mengatakan telah melakukan studi untuk menjamin dua dosis vaksin Moderna COVID-19 bisa melindungi tubuh dari beberapa varian baru virus yang ditemukan hingga kini.

Perusahaan itu mengatakan akan melanjutkan strategi klinis “untuk secara proaktif mengatasi pandemi sementara virus terus berkembang,” termasuk menguji kemanjuran dosis tambahan vaksin COVID-19.

Berita itu muncul sehari setelah para pejabat kesehatan AS mengatakan mereka meningkatkan upaya untuk melacak beberapa varian baru COVID-19 yang muncul, sementara virus itu terus menyebar ke seluruh dunia. Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS Rochelle Walensky mengatakan dalam wawancara Minggu (24/1) bahwa rencananya adalah memonitor “dampak varian-varian ini terhadap vaksin, serta terhadap (obat) teraputik.”

Dia mengatakan CDC bekerja sama dengan Institut Kesehatan Nasional, Badan Pangan dan Obat-obatan, serta Pentagon, dalam melacak mutasi virus corona.

Gedung Putih juga mengatakan Minggu (24/1) Amerika siap melarang masuk warga negara asing yang melakukan perjalanan ke AS dari Afrika Selatan karena kekhawatiran akan varian baru yang sangat menular yang ditemukan di sana. (VOA/vm/lt)