Pejabat Eselon I Kemenko PMK Resmi Dilantik

Usai dilantik secara resmi pada Kamis (6/8), para pejabat eselon I dan II Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dituntut langsung bekerja cepat dalam mencapai target pembangunan manusia dan kebudayaan.

Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan bahwa dengan dilantiknya pejabat eselon I dan II, kinerja Kemenko PMK dalam upaya mencapai target sesuai visi misi Presiden Jokowi harus bisa lebih kencang.

“Saya berharap kita segera bergegas melakukan pembenahan-pembenahan dan bekerja cepat. Mulai melaksanakan apa yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya serta apa yang menjadi t agar sesegera mungkin bisa dicapai,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Pimpinan Eselon I dan II Kemenko PMK di Jakarta, Jumat (7/8).

Menurut Muhadjir, Kemenko PMK kini harus kembali fokus dalam menjalankan tugas dan fungsi terkait koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian (KSP). Hal tersebut melihat peningkatan terhadap upaya penanganan Covid-19 sudah berjalan baik, termasuk penyaluran bantuan sosial serta perbaikan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Ia pun menekankan masalah serapan anggaran yang perlu diperhatikan. Seiring pelonggaran kebijakan transportasi di masa pandemi Covid-19, alokasi anggaran lebih diutamakan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian (KSP) di lapangan.

“Saya harap kegiatan-kegiatan itu agar betul-betul fokus. Kita kembali pada tugas pokok kita yaitu KSP yang artinya bukan hanya rapat tetapi lebih banyak dilakukan di lapangan. Jadi, anggaran yang isinya rapat-rapat itu saya mohon dipangkas dan turun ke lapangannya juga harus betul-betul dirumuskan dengan baik,” tandasnya.

Lebih lanjut, Menko PMK mengingatkan kepada para pejabat eselon I dan II yang baru dilantik agar dapat bekerja cepat dan maksimal. “Pejabat eselon I di Kemenko PMK kedudukannya sama bahkan harus lebih sedikit di atas dengan kementerian lain untuk memperkuat posisi sebagai koordinasi,” pungkas Muhadjir. (Kemenko PMK)