Pfizer-BioNTech akan Dorong Pasokan Vaksin Hingga 500 Ribu Dosis

Perusahaan farmasi Amerika Pfizer dan perusahaan farmasi Jerman BioNTech hari Senin (11/1) mengumumkan rencana untuk mendorong produksi vaksin Covid-19 hingga 50 persen atau dua juta dosis tahun ini, guna memenuhi tuntutan dunia.

BioNTech mengumumkan peningkatan pasokan itu sebagai bagian dari presentasinya di konferensi layanan kesehatan.

Perusahaan itu mengatakan lokasi produksi yang baru di Marburg, Jerman, diharapkan akan mulai beroperasi pada akhir bulan depan, dan akan mampu memproduksi hingga 750 juta dosis per tahun. Ini berarti akan ada enam fasilitas yang memproduksi vaksin ini, yaitu tiga di Jerman dan tiga lainnya dioperasikan Pfizer di Amerika.

Kedua perusahaan ini sudah berkomitmen mengirimkan satu miliar dosis vaksin. Uni Eropa pekan lalu telah mengumumkan kesepakatan bagi 300 juta dosis vaksin tambahan, melipatgandakan pasokan mereka.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu mengatakan pihaknya melanjutkan perundingan dengan perusahaan-perusahaan vaksin tentang mengamankan dosis kerjasama vaksin COVAX, yang diorganisir oleh WHO untuk menyediakan vaksin bagi negara-negara berpendapatan rendah. Belum ada kesepakatan yang dicapai.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pekan lalu menyampaikan keprihatinan tentang negara-negara kaya yang membeli pasokan vaksin dan tidak meninggalkan sedikit pun bagi negara berkembang. Ia mengatakan pandemi Covid-19 ini tidak dapat diberantas kecuali jika vaksin didistribusikan secara adil. (VOA/em/jm)