Satgas Yonif 407 Bagikan Alat Tulis untuk Siswa SD di Perbatasan

Kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan dilakukan Satgas Yonif 407/Padma Kusuma dengan membagikan buku dan alat tulis secara gratis kepada anak-anak SD Negeri 19 Desa Sungai Kelik, Kecamatan Ketungau Hulu.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan, S.I.P., M.I.P, dalam keterangan tertulisnya di Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu 10 Oktober.

Diungkapkan Dansatgas, bantuan buku dan alat tulis tersebut diserahkan langsung personel Pos Sei Kelik dipimpin Serda Prayogo dengan mengunjungi SDN 19 Desa Sungai Kelik pada Kamis 8 Oktober.

“Bantuan yang kita berikan ini karena melihat keterbatasan buku dan alat tulis untuk belajar, termasuk kekurangan tenaga pendidik, menjadi kendala bagi anak-anak di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Lebih lanjut Catur Irawan menambahkan, selain tugas mengamankan perbatasan wilayah darat RI – Malaysia Sektor Timur Kalimantan Barat, Satgas juga melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial.

“Salah satunya dengan membagikan alat tulis secara gratis, berupa buku tulis, buku untuk menggambar, buku belajar membaca serta alat tulis kepada anak-anak sekolah dasar,” jelasnya.

“Program ini merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda bangsa khususnya di wilayah perbatasan,” sambung Catur Irawan.

Selain itu, kehadiran personel Satgas juga membantu pihak sekolah sebagai tenaga pendidik, karena masih banyak kekurangan guru khususnya di daerah perbatasan.

“Oleh Karena itu, mari kita bersama-sama memajukan pendidikan anak-anak dengan menumbuhkan semangat mereka, agar giat belajar mengejar impian, karena merekalah nantinya yang menjadi pemimpin penerus bangsa di masa depan,” terang Catur.

Di tempat terpisah, Marselinus tenaga pendidik di SDN 19 Desa Sei Kelik, mengapresiasi kepedulian Satgas terhadap pendidikan di wilayah perbatasan dengan memberikan bantuan buku dan alat tulis secara gratis.

“Anak-anak tentu sangat gembira dengan adanya bantuan ini, dan kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan terhadap sekolah lain, karena anak-anak di perbatasan sangat membutuhkan bantuan buku dan alat tulis,” pungkasnya penuh haru. (TNI AD/Dispenad)