Satgas Yonif Mekanis 516/CY Patroli Patok Batas Negara RI-PNG

Sebagai satuan tugas penjaga perbatasan dan kedaulatan negara di wilayah perbatasan RI (Republik Indonesia) dengan PNG (Papua New Guinea), Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY di bawah kendali Kolaksops Korem 174/ATW melaksanakan patroli patok perbatasan.

Demikian disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Asiki, Distrik Jair, Boven Digoel, Papua, Senin 19 Oktober.

Dansatgas mengungkapkan, salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah mengamankan wilayah perbatasan yang diimplementasikan di antaranya dengan melaksanakan patroli patok. Terdapat 14 patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY.

“Salah satu di antaranya Patok MM. 7.7 yang berada di Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel, Papua, yang merupakan tanggung jawab dari Pos Kangewot Satgas Yonif Mekanis 516/CY, “ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, patroli patok kali ini dipimpin langsung oleh Danpos Kapten Inf Eko Guruh Sujatmiko bersama anggotanya dan Babinsa dari Koramil Waropko.

“Jarak yang ditempuh dari Pos menuju Patok MM. 7.7 sejauh 27,5 km dengan medan hutan belantara, perbukitan yang terjal serta menyeberangi dan menyusuri sungai, sehingga dibutuhkan waktu empat hari untuk sampai ke patok yang dituju, “ imbuhnya.

Menurut Dansatgas, tujuan dilaksanakannya patroli patok adalah untuk mengetahui dan memastikan kondisi patok batas negara tidak bergeser ataupun rusak. Karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pengecekan patok ini bukan hanya kegiatan rutin semata, tetapi bentuk tanggungjawab kami sebagai penjaga kedaulatan negara dan melindungi warga Indonesia yang berada di wilayah perbatasan, “ pungkasnya. (TNI AD/Dispenad)