Sony Klaim Permintaan PS5 Sangat Tinggi Jelang Peluncuran

Sony Corp mengklaim jumlah permintaan atas konsol permainan PlayStation 5 (PS5) sangat tinggi. Kepala divisi game perusahaan asal Jepang itu melihat permintaan sangat tinggi berdasarkan pemesanan di muka (pre-order).

Perusahaan teknologi itu memasang target untuk berada di posisi terdepan dalam memanfaatkan pertumbuhan game secara global dengan meluncurkan perangkat game tersebut pada 12 November.

Jumlah pra-penjualan konsol PS5 dalam 12 jam pertama di Amerika Serikat setara total penjualan PlayStation 4 di 12 minggu penjualan awalnya. Hal itu disampaikan CEO Sony Interactive Entertainment Jim Ryan sebagimana dikutip VOA Rabu 28 Oktober.

Sony menjual lebih dari 100 juta unit PS4 dan bertujuan untuk membujuk basis penggunanya untuk beralih ke perangkat baru PS5 agar dapat memainkan game dengan judul seperti “Marvel’s Spider-Man: Miles Morales.” Game tersebut memiliki kualitas grafik, suara, dan umpan balik yang lebih baik melalui pengontrol baru.

Peluncuran PS5 terjadi di tengah pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) yang telah meningkatkan perusahaan game, tetapi juga mengganggu jaringan ritel, pengembangan game, dan rantai pasokan manufaktur di seluruh dunia.

“Mungkin tidak semua orang yang ingin membeli PS5 pada hari peluncurannya akan dapat menemukannya,” kata Ryan. Ia menambahkan Sony bekerja keras untuk memastikan ketersediaan pasokan pada akhir tahun.

Sony diperkirakan akan melaporkan pertumbuhan laba game kuartalan pada hari Kamis (29/10) karena pengguna PS4 beralih ke unduhan dengan margin yang lebih tinggi. PS5 diperkirakan akan jadi gawai generasi terbaru pertama yang tidak mencatat kerugian pada perusahaan pada tahun peluncurannya. (VOA/ah/rw)