Tujuh Jam Lebih Si Jago Merah Lalap Kejaksaan Agung

Selama tujuh jam lebih kantor Kejaksaan Agung yang terletak di Jl. Sultan Hasanuddin Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilalap si jago merah.

“Benar kejadian kebakaran diketahui sekitar jam 19.10 malam di lantai enam gedung utama Kejaksaan Agung. Hingga kini masih proses pemadaman,” Hari Setiyono, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, kepada VOA melalui telepon, Minggu (23/8), pukul 02.00 WIB dini hari.

Ia tidak merinci lebih jauh ketika ditanya soal penyebab, jumlah kerugian dan kondisi dokumen atau data perkara. Namun, dalam wawancara dengan sejumlah media di Jakarta, Hari menegaskan bahwa dokumen atau data perkara aman karena disimpan di Gedung Bundar, kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), dan kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum)

“Kami punya cadangan,” ujarnya. Dua gedung yang disebut terakhir memang tidak berdekatan dengan gedung utama yang terbakar.

Hal senada disampaikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD lewat Twitter.

“… dapat diinfokan bahwa dokumen perkara aman sehingga kelanjutan penanganan perkara takkan terlalu terganggu.” Ia juga mengatakan telah bicara langsung dengan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dan Jampidum Fadhil Zumhana.

Mahfud juga meminta agar publik tidak berspekulasi tentang kebakaran ini.

Belum diketahui penyebab kebakaran dan jumlah kerugian karena pihak Kejaksaan Agung mengatakan masih memusatkan perhatian pada upaya pemadaman api. Puluhan mobil pemadam kebakaran dikerahkan di lokasi.

Hari mengatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena sejak Kamis (20/8) kantor libur untuk cuti bersama Tahun Baru Islam. Sementara para tahanan yang ditahan di gedung itu langsung dipindahkan begitu api berkecamuk.

Akun Instagram @jktinfo menunjukan besarnya kebakaran yang dilihat dari atas jalur TransJakarta pada Sabtu (22/8) malam. (VOA/em/vm/ft)